by

Cara Membuat Cocopeat dari Sabut Kelapa Dengan Gampang dan Aman

Sebagai pengganti tanah, media tanam cocopeat dapat dimanfaatkan sebagai media tanam hidroponik maupun organik, media pembibitan, hingga pencangkokan tanaman. Untuk mendapatkan cocopeat sendiri tidak terlalu sulit karena cocopeat hanya terbuat dari sabut kelapa yang digiling. Dan sabut kelapa dapat kita jumpai di kebun atau di sekitar rumah warga. Lalu bagaimana cara membuat cocopeat dari sabut kelapa dengan gampang dan aman untuk tanaman kita? Nah, kali ini kita akan membahas cara pembuatannya. Simak sampai ujung artikel, yaa!

Cocopeat Sebagai Media Tanam Hidroponik

cara membuat cocopeat sabut kelapa

Media tanam yang berasal dari serat sabut kelapa ini diperkirakan akan menjadi sebuah alternatif dunia untuk meningkatkan kesuburan dalam tanah. Karena apabila bahan ini dicampurkan dengan tanah yang berpasir, maka akan menghasilkan tanaman yang luar biasa suburnya. Namun, karena tidak terdapatnya kandungan unsure hara pada media ini, penggunaanya masih diperlukan tambahan pupuk dan nutrisi tanaman.

Sebenarnya, cocopeat sudah banyak dipasarkan. Namun, karena diproduksi oleh pabrik atau industri yang sudah modern fasilitasinya, seperti memakai mesin pengurai sabut kelapa, maka tentu saja harga jualnya juga akan relatif lebih tinggi daripada buatan sendiri. Selain itu, terkadang tidak mudah untuk mendapatkan cocopeat yang sudah jadi di toko toko pertanian. Atau, jika cocopeat dipesan secara online, ongkos kirim tidak sebanding dengan harga jual cocopeat.

Karena itulah menjadi suatu alasan untuk kita supaya mau mencoba membuat cocopeat sendiri. Meskipun dalam mengolahnya nanti menggunakan teknologi atau alat-alat yang cukup sederhana, namun cocopeat buatan sendiri tidak kalah bagus kualitasnya dengan cocopeat buatan pabrik. Apalagi, kebutuhan cocopeat untuk media tanam mungkin tidak terlalu banyak, maka memproduksi secara mandiri justru akan lebih menguntungkan.

Baca Juga  Kelebihan PLTS

Baca Juga : Cocomesh Jaring Sabut Kelapa

Cara Membuat Cocopeat dari Sabut Kelapa Dengan Gampang dan Aman

cara membuat cocopeat sabut kelapa

1. Alat dan Bahan

cara membuat cocopeat sabut kelapa

Untuk membuat cocopeat sendiri di rumah, berikut ini adalah alat-alat yang perlu kamu siapkan, antara lain yaitu :

  • Sabut Kelapa
  • Ayakan
  • Alat Press

2. Cara Membuat Cocopeat dari Sabut Kelapa

 

  • Pilih serat sabut dari buah kelapa yang sudah tua atau cukup matang, biasanya berwarna coklat tua.
  • Untuk menghilangkan senyawa kimia pada sekam kelapa, sekam kelapa perlu direndam terlebih dahulu selama kurang lebih 6 bulan karena senyawa kimia tersebut bisa menghambat pertumbuhan tanaman contohnya adalah zat tanin. Kandungan zat tanin dapat ditandai dengan munculnya warna merah bata saat sekam direndam di dalam air.
  • Selanjutnya adalah membuat sabut kelapa menjadi serbuk sekam. Untuk membuat serbuk dari sekam buah kelapa, bisa menggunakan mesin untuk membantu menggilingnya. Namun apabila tidak tersedia mesin, maka kamu dapat mencacah sekam tersebut setipis mungkin dengan cara memukulnya.
  • Bahan baku berupa serbuk sekam buah kelapa kamu jemur selama 1 hari atau hingga kadar air kurang dari 15%. Kamu bisa mengukur kelembapannya dengan menggunakan kain yang ditempelkan ke serbuk tersebut.
  • Apabila kadar air sudah berada di bawah angka 15%, langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah proses pengayakan. Hasil dari ayakan serbuk sekam tersebut biasanya disebut “dust”.
  • Sisa proses pengayakan berupa serat sekam bertekstur kasar yang bisa disebut juga fiber dipisahkan dari hasil ayakan yang halus atau dust, kemudian bisa langsung kamu jual sebagai bahan bakar pembuatan batubara dan papan serbuk atau papan flanel untuk furniture.
  • Lakukan beberapa kali pengayakan untuk mendapatkan hasil serbuk dengan panjang yang sama dan rata.
  • Kemudian adalah proses pencucian, biasanya dilakukan saat turun hujan sehingga pencucian akan lebih maksimal.
  • Setelah dicuci hingga bersih, serbuk sekam dikeringkan, sehingga tingkat minimal kadar air mencapai 12%.
  • Selanjutnya, untuk mendapatkan hasil akhir dengan bentuk balok yang dapat sesuai, dust dipress menggunakan mesin press. Pada umumnya cetakan yang digunakan adalah berukuran 30x30x20 cm atau 30x30x15 cm yang masing-masing bobotnya kurang lebih 5kg.
  • Jika akan digunakan untuk bercocok tanam sendiri, maka cocopeat sudah siap digunakan. Namun, apabila kamu ingin menjualnya, sebelumnya bisa dikemas menggunakan plastik dahulu supaya tampilannya menjadi lebih menarik.
Baca Juga  Memakai Jasa Bersih Rumah Bandung Sesuai Kebutuhan

Hal yang Perlu Kamu Perhatikan

Pada penggunaan cocopeat sebagai media tanam hidroponik, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan, adalah sebagai berikut ini:

  • Untuk mengantisipasi adanya unsur kimia yang menghambat pertumbuhan tanaman, sebaiknya cuci hingga bersih terlebih dahulu.
  • Campurkan cocopeat dengan media tanam yang lainnya untuk mengurangi tingkat kelembatan yang terlalu tinggi sehingga bisa menghindarkan tanaman terkena penyakit busuk akar.
  • Hindari penggunaan netpot hidroponik karena material yang ada di dalamnya akan hanyut terbawa air nutrisi tanaman.
  • Tidak perlu terlalu sering menyiram tanaman, karena sifat cocopeat yang mampu menyerap air menyebabkan banyak kandungan air di dalam media tanam. Hal ini bertujuan untuk menghindari akar tanaman membusuk karena terlalu banyak terkena air.

Wah, cukup panjang juga ya pembahasan kita kali ini tentang cara membuat cocopeat dari sabut kelapa dengan gampang dan aman untuk tanaman yang kita tanam. Jadi gimana? Mudah bukan untuk membuatnya? Pastinya mudah dong, tunggu apa lagi? Segera buat cocopeat sendiri di rumah untuk tanaman kamu, atau juga bisa kamu jual loh. Oh iya, sabut kelapa sendiri juga bisa kamu gunakan sebagai cocomesh jaring sabut kelapa loh. Banyak banget kan manfaatnya.

News Feed