by

Fungsi Sabut Kelapa Untuk Tanaman

Bingung mengetahui serat sabut kelapa? Pusing karena sudah mencari pengertian dan belum menemukannya? Tenang, pada artikel kali ini saya akan membagikan penjelasannya. Jika Anda penasaran untuk membacanya, saya akan memberi tahu Anda tentang fungsi sabut kelapa untuk tanaman.

Mengenal  Serat Sabut Kelapa

Fungsi Sabut Kelapa Untuk Tanaman

Serat yang digunakan dari kelapa terdapat pada kulit terluar yang biasa kita lihat saat kita membelah kelapa. Yang paling umum adalah yang biasa digunakan untuk sistem pembakaran. Kelapa yang diekstraksi biasanya menghasilkan tempurung kelapa dengan kata lain (kelapa) dan juga kelapa kering dengan nama lain (kelapa).

Produk utama kelapa adalah kelapa. Olahan kelapa menghasilkan banyak produk yang berbeda dan manfaat yang luar biasa. Di Indonesia, sabut kelapa sering digunakan sebagai pupuk organik untuk tanaman. Beberapa alat dan mesin untuk meregangkan sabut tersedia untuk membantu pengolahan serat sabut ini.

Merupakan hasil pengolahan batok kelapa dan mengubahnya menjadi limbah buah berupa butiran kecil yang disebut kelapa. Cocopeat banyak digunakan untuk keperluan pertanian, misalnya digunakan sebagai media tanam untuk menumbuhkan tanaman dan juga sebagai media pertanian karena memiliki daya serap air yang tinggi. Di bawah ini adalah penjelasan tentang kelapa dan lima manfaatnya.

Fungsi Sabut Kelapa Untuk Tanaman

Dalam bercocok tanam, tidak hanya lahan yang bisa diandalkan sebagai media tanam. Ada media tanam lain, cocopeat salah satunya. Cocopeat merupakan media tanam yang bagian dari fungsi sabut kelapa untuk tanaman hidroponik organik, karena terbuat dari serbuk sabut kelapa.

Serbuk sabut kelapa cukup mudah ditemukan di sekitar rumah, sehingga tidak jarang melihat cara menanam ini diterapkan di setiap rumah. Karena Cocopeat berbentuk bubuk, keberadaannya bisa diperoleh dengan menggunakan sabut kelapa yang ditumbuk halus terlebih dahulu. Salah satu keunggulan penggunaan Cocopeat sebagai media tanam hidroponik adalah dapat menahan air dan memiliki unsur kimia yang cukup banyak.

Baca Juga  Memanfaatkan Sabut Kelapa Jadi Sapu, Pot, Keset, Tali dan Cocomesh

Cocopeat memiliki pH antara 5,0 hingga 6,8 sehingga sangat baik untuk pertumbuhan tanaman apapun. Media tanam hidroponik ini biasanya digunakan terlebih dahulu dicampur dengan bahan lain seperti sekam bakar dengan perbandingan 50:50 yang tujuannya tidak lain untuk meningkatkan aerasi pada media tanam.

Banyak manfaat yang bisa didapat dengan menggunakannya. Baik untuk digunakan dengan tanah, atau berdiri sendiri. Cocopeat juga banyak dipilih sebagai pengganti tanah.

Cocopeat mudah menyerap dan menyimpan air. Ia juga memiliki pori-pori, yang memudahkan pertukaran udara, dan masuknya sinar matahari. Kandungan kapang Trichoderma, sejenis enzim dari jamur, dapat mengurangi penyakit di dalam tanah. Dengan demikian, cocopeat dapat menjaga tanah tetap gembur dan subur.

Meski disebut-sebut sebagai media tanam alternatif yang kualitasnya sama baiknya dengan tanah, unsur hara dalam tanah tidak ada di dalamnya. Oleh karena itu, cocopeat membutuhkan pupuk tambahan sebagai pupuk

Sebagai media tanam organik, Cocopeat memiliki beberapa keunggulan dibandingkan media tanam lainnya. Keunggulan Cocopeat antara lain:

fungsi sabut kelapa untuk tanaman

 

 

1. Teksturnya seperti tanah

Bentuk dan tekstur cocopeat menyerupai tanah dan butirannya yang halus memungkinkan tanaman beradaptasi sebaik jika ditanam di tanah. Perbedaan antara Cocopeat dan media tanam tanah hanya pada kandungan nutrisinya dimana Cocopeat tidak mengandung nutrisi seperti tanah. Oleh karena itu, untuk menanam tanaman dengan Cocopeat, tanaman tidak hanya disiram tetapi juga larutan nutrisi.

2. Keunggulan Cocopeat yaitu dapat menyerap air dengan baik

Cocopeat merupakan media tanam yang memiliki daya serap air yang cukup tinggi dan mampu menyimpan air lebih banyak daripada yang ditampung di dalam tanah. Cocopeat dapat menyimpan dan menahan air 10 kali lebih baik dari tanah dan hal ini tentunya sangat baik untuk tanaman yang tumbuh dengan sistem hidroponik. Karena dapat menahan air dengan baik, akar tanaman tidak mudah kering dan dapat terhidrasi dengan baik.

Baca Juga  Kawah Ijen Si Api Biru Yang Mempesona

3. Ramah lingkungan

Karena terbuat dari bahan organik, Cocopeat sangat ramah lingkungan dan dapat terdegradasi dengan baik di dalam tanah jika tidak digunakan. Selain itu, Cocopeat juga dapat di daur ulang kembali menjadi media tanam baru tentunya dengan proses tertentu.

4. Lebih tahan hama

Beberapa jenis hama seperti hama yang berasal dari dalam tanah tidak suka berada di Cocopeat dan hal ini tentunya dapat melindungi tanaman dengan lebih baik dan melindunginya dari serangan hama.

5. Lebih mudah untuk pemula

Menanam tanaman dengan Cocopeat sangat disarankan bagi yang baru mulai belajar menanam tanaman secara hidroponik. Cocopeat mudah digunakan saat pertama kali tanam karena bentuk dan teksturnya seperti tanah

 

Jual Cocomesh jaring sabut kelapa dari Produsen Cocomesh yang murah dan berkualitas. Didukung oleh bahan baku pilihan dan alat-alat pembuatan yang melewati quality control yang ketat sehingga menjadikan produk kami berkualitas ekspor. Tersedia berbagai ukuran diameter tali dan kerapatan jaring. Kami juga melayani custom ukuran cocomesh untuk memenuhi berbagai kebutuhan anda.

Sekian artikel dari saya tentang fungsi sabut kelapa untuk tanaman
, semoga bisa menambah wawasan anda. Serta memberikan peluang bagi para pebisnis untuk bersaing dalam cocomesh jaring sabut kelapa murah dan berkualitas. Semoga bermanfaat.

News Feed