by

Proses Penukaran Ion Pada Pengolahan air baku industri

-Informasi-112 views

Pengolahan air baku industri merupakan aktivitas utama dari berbagai macam proses industri, seperti pemanasan (heating), pendinginan (cooling), pengolahan (processing), pembersihan (cleaning) dan pencucian (rinsing). Prosedur pengolahan air yang kurang memadai dapat memberikan dampak buruk yang signifikan pada proses dan kualitas hasil akhirnya.

Permukaan pipa dan bejana dapat mengalami korosi, dan kerak atau karat dapat terbentuk di ketel/mesin uap. Kedua hal ini tentu akan mengurangi efektivitas serta efisiensi proses industri. Lautan Luas memiliki produk dan tim teknis yang siap memberikan pelayanan bagi para pelanggannya untuk mengatasi dampak dari masalah-masalah ini.

Kami memiliki banyak sekali produk yang terdiri dari penghambat korosi dan kerak yang andal (scale and corrosion inhibitors), microbiocide, agen penyebar (dispersant), anti-karat/kerak, serta produk pembersih dan penghilang kerak. Apabila produk-produk ini digunakan dengan juga memanfaatkan keahlian yang kami punya, maka efisiensi aset dan kegiatan operasi Anda akan dapat terpelihara dengan baik.

 

Resin penukar ion adalah polimer yang dapat mengganti atau menukar ion tertentu yang ada dalam polimer tersebut dengan ion yang ada dalam suatu larutan yang dialirkan melalui polimer tersebut. Resin sintetis terutama digunakan dalam proses pemurnian air, tetapi juga dapat digunakan untuk berbagai aplikasi lain, termasuk pemisahan beberapa jenis elemen.

Dalam proses pemurnian air, tujuannya ialah untuk melunakkan air atau untuk membuang kandungan mineral yang terdapat di dalamnya. Air akan dilunakkan dengan menggunakan sejenis resin yang mengandung muatan kation Na+ yang akan mengikat ion Ca2+ dan Mg2+ dengan lebih kuat bila dibandingkan dengan ikatan Na+ pada resin tersebut. Saat air melewati resin, ion Ca2+ dan Mg2+ akan diikat oleh resin dan ion Na+ akan dilepaskan, membuat air menjadi lebih ‘lunak’.

Baca Juga  Bagaimana Proses Pengolahan Air Bersih oleh PDAM

 

Nah, sebelum sampai tahap diatas, tentu nya di awal dilakukan terlebih dahulu tahapan pengukuran dengan menggunakan beberapa tool khusus seperti Water meter LC misal nya guna mengetahui tekanan hingga kandungan yang terdapat dalam air.

Jika seluruh kandungan mineral yang ada dalam air hendak dibuang, air akan dilewatkan melalui resin yang mengandung muatan H+ (yang akan menukar seluruh kationnya) dan melalui resin kedua yang mengandung muatan OH- (yang akan menukar seluruh anionnya).

 

Ion H+ dan OH- akan bereaksi dan akan menghasilkan lebih banyak air. Hasil akhir proses ini adalah air bebas mineral (demineralised water).

Beberapa contoh penggunaan air lunak dan air bebas mineral adalah:

  • Boiler Feed Water
  • Kegiatan farmasi
  • Dalam industri elekronika
  • Dalam pemrosesan makanan
  • Dalam kegiatan industri

 

 

News Feed